Selasa, 20 April 2010

lagi sok tau... lagi madam kintil banget (bawel)

"Pria yang pintar dan sukses dalam mencari uang belum tentu beruntung dan pandai dalam bercinta."
Madam Kintil - Spells from the words (vol.2)



Bukan,
bercinta disini bukan berarti sex.
lebih kepada proses menjalani sebuah percintaan.
Sebenarnya pria disini bukan berarti wanita juga enggak. Punya nggak dosen atau tetangga atau sodara yang merupakan wanita karir yang sangat mencintai pekerjaannya dan mungkin uangnya. yang dimana dia ngelupain satu kewajiban di siklus kehidupan yaitu : berpasangan atau berkeluarga.

Pria bisa lebih parah. sorry pandangan saya aja.
Pria bisa mati kutu karena UANG dan WANITA.
kalo cewek, cuma satu... bisa mati karena cinta.
deskripsinya?

1. Ketika seorang pria sukses dalam 'menemukan' uang. dia bisa menemukan wanita. garis bawah : dengan sangat mudah. tapi makna kata 'dengan sangat mudah' itu juga bisa ditempatkan pada satu waktu ketika pria sukses jatuh terpuruk, wanita 'dengan sangat mudah' akan meninggalkan dia.
2. Ketika seorang pria belum sukses dalam 'menemukan' uang. pada keadaan mencari, dia didampingi oleh wanitanya. Tapi ketika dia sampai pada 'menemukan' uang... dia bisa tergoda dengan wanita lain dan mungkin berpoligami atau bahkan meninggalkan wanitanya yang dari awal sebelum kesuksesannya selalu mendampinginya, hanya untuk fokus ke karirnya.
3. Ketika seorang pria sudah memiliki wanitanya dalam keadaan 'mencari' uang. dan ketika sukses dalam 'menemukan' itu. Dia akan menjadi lebih mencintai pekerjaannya dibandingkan pendampingnya. Dan keadaan itu bisa jadi faktor masalah, kecurigaan, dan perpecahan.


Yang nomer ketiga itu nggak selamanya bakal buruk. istilahnya ya tergantung...
'tergantung lo dapet wanita yang kayak gimana.'
Ada wanita yang ketika sudah memiliki anak dia lebih fokus kepada anak-anaknya (alyas ibu rumah tangga) daripada mikirin suaminya yang workaholic. Ada wanita yang istilahnya belum punya anak tapi santai-santai aja nggak mikirin suaminya yang workaholic hanya karena faktor 'yang penting dapet setoran'. Ada wanita yang nggak betah kalo nggak diperhatiin dan nggak dimanja pake kasih sayang (toh karena pada dasarnya wanita itu sensitif kan) dan itu kayaknya nggak terlalu sering terjadi di lingkup rumah tangga sih kali ye, malah banyakan di perpacaran. ya nggak sih?
sering kan lo nemuin cewek yang pengen diperhatiin melulu?
POSESIF?
atau kemana-kemana pokoknya pengen tau lo ada dimana?
baek-baek, cewek yang tipenya kayak gitu belom tentu selamanya bisa menjalani sebuah rumah tangga nanti. karena ketika suaminya mungkin sedang mencari uang, dia nggak bisa terlalu nunggu lama buat nanyain 'lo dimana? kok belom pulang' atau ngomong 'kerja ampe larut, kok cuma segini doang...'


oke, jadi tipe wanita yang kayak gimana yang paling banyak available di Indonesia?
ya auk dah.


Yang jelas, saya hanya mo metik cerita dari salah satu orang 'besar' yang saya tau. tapi belum saya kenal sih.
beliau adalah orang yang benar-benar jenius dan terlihat sangat profesional dalam menghandle segala macem yang ada di bidangnya. tajir banget-parah. tapi.... nggak punya istri. ber-anak angkat saja.
sekali lagi,
"Pria yang pintar dan sukses dalam mencari uang belum tentu beruntung dan pandai dalam bercinta."
Pria yang pintar dan sukses dalam menempatkan uang bisa jadi beruntung dan pandai dalam bercinta.
mencari = lo kelewat mencintai pekerjaan lo, kesibukan lo, dan uang, dengan tanpa mo liat yang lagi gandeng tangan lo siapa.
menempatkan = lo belom buta sama uang yang dihasilkan dari pekerjaan lo.. lo pinter buat mengendalikan kesibukan lo dalam mencari satu perak. dan lo masih bisa liat, siapa yang lagi ngegandeng lo.


kalo dari cerita saya sendiri pribadi,
ayah saya mungkin bisa dibilang 'workaholic.' tapi ia tidak mencintai atau peduli sama uangnya.. dia tidak terlalu pusing sama kebutuhan tersiernya, ia terlewat sederhana.
dan mama yang dipercaya untuk mengendalikan semuanya.
Dengan satu tujuan, seorang anak.... saya.
coba kalo misalnya mama adalah wanita yang life-styling banget dan egois. bokap bisa sakit jiwa kali kalo liat saya nggak makan gara-gara uangnya semua dibawa lari sama nyokap, tauk ilang kemana.
dan saya rasa saya bukanlah satu-satunya orang yang sangat beruntung di dunia ini dengan memiliki keluarga yang sempurna. pasti banyak yang seperti saya.
tapi kalo jaman2 nanti orang-orang yang tahun-tahun sekarang bakalan berkeluarga......................... emmmm,  kayaknya bakal nggak banyak sih yang bisa membentuk kekeluargaan yang sempurna seperti yang dibentuk oleh mama dan papa
.
karena look at now, sistematis kebutuhan hidup jaman sekarang udah terlalu serba-serbi... nggak kayak apa yang ditanemin di sistematika orang-orang dulu... jadi perlu diakuilah, kayaknya kalo dulu orang-orang tua banyak yang kolot jaman sekarang atau segala macem... ya wajarlah, mereka masih menganut sistematika manusia beneran.
gile dah kalo sekarang, pemerintahannya aja udah kebanyakan ngajarin penduduknya buat gila uang, gimana nggak mo jadi workaholic nanti kalo udah ketanem pemikiran bahwa uang adalah segala-galanya. sistematika kolusi dan sistematika binatang. (ini mo dibawa kemana deh sebenarnya ni omongan?????? kenapa gw nggak bisa berhenti ngetik abis titik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar