kenapa?

banyak sekali pertanyaan yang sempat saya dengar dari beberapa teman. yang lebih jelasnya bersifat 'pertentangan' soal Tuhan.
saya hanya bisa tersenyum sambil mendengarkan.
apa yang ada di benak saya ketika bertemu dengan orang-orang seperti itu adalah,

"Ya Allah, dengarkanlah mereka berbicara... sungguh teliti dengan perumpamaan-perumpamaannya. jika memang, sifat sombong seorang manusia adalah mutlak ada. tampaknya itu tidak bisa dibilang sifat, melainkan memang dasarnya sudah mendarah daging. Engkau mengatakan bahwa Engkau menciptakan makhluk hidup yang paling sempurna adalah manusia. dengan akal pikiran yang lebih, logika, dan hasrat perasa. bukankah kesempurnaan adalah sebuah kutukan yang mustahil...?
Ya, memang benar-benar tidak ada yang sempurna.
jika kita melihat dan mendengar orang-orang seperti mereka berbicara dengan sangat baik. bertanya dengan perumpaannya. dan mengelak dari bukti-buktiNya... ia tak lain halnya seperti manusia biasa. bahkan mungkin lebih... karena dengan kelebihannya dalam berfikir dan berlogika, ia menjadi sombong. sehingga layak lah ia untuk tidak mengakui bukti-bukti akan keberadaan Tuhannya."


:)
kadang seseorang boleh sangat bangga atas apa yang ia peroleh dan ia capai. atau merasa terpukul dan jatuh. jika disadari, satu hal yang paling sulit dimiliki seseorang (baik dalam senang dan duka)...
adalah.... ikhlas. karena dengan keikhlasan kita bisa bersyukur, sabar, rendah hati, memaafkan dan bertawakal. tapi entah mengapa hal itu demikianlah sangat sulit, sehingga tak heran jika kedamaian belum pernah lahir di muka bumi ini. ada yang manis di hati pahit di fisik, ada yang pahit di hati manis di bibir, ada yang manis di fisik pahit di hati.
doa saya hari ini : semoga saya bisa lebih ikhlas dari hari kemarin.
kalo emang ada yang jahatin saya atau sirik fitnah atau menggunjing, ikhlasin yuuuur ya orang ikhlas bisa bikin karma (malah sama sekali nggak nunjukin sisi ikhlas -___- emang bener2 susah banget ya punya sifat itu)

Komentar