Jumat, 24 Juni 2011

fans berat pak Marty!


yes, whatta' boss!


Peduli nggak peduli soal urusan TKI. toh yang namanya mengawasi orang yang berada diluar jangkauan itu emang sulit, dan emang ribet (dari dulu juga udah begitu).. paling nggak, tetep aja, mentri luar negeri kita ini terkece diantara mentri2 yang pernah ada mungkin ya.. dan of course dia lebih PINTER dan BERISI dibandingkan orang2 yang kebiasaan 'ikut ngegebukin' tanpa mo denger atau tau masalahnya apaan . kalo menlu sebelumnya adalah alumni hukum Harvard University - Amerika. sekarang juga gak kalah lah malah ganteeeeng nyieeeet ya allah future hsbnd saya mesti begini banget doooong ya Allah.. pleaseeeee (anaknya deh yg cowok dong mana mo tau mo tau mo tau)


*dikutip dari blog dan wikip*
Marty telah mengenal dunia internasional sejak umur 9 tahun. Keluarganya menyekolahkan dia ke Singapura setelah lulus dari SD Kris di Jakarta pada 1974. Kemudian, di Singapura, Marty bersekolah di Singapore International School (1974). Namun, kemudian pindah ke sekolah asrama setingkat SMP Ellesmere College dan Concord College, Inggris pada tahun 1981.

Marty meneruskan sekolahnya pada tingkat SMP hingga master di Inggris. Ia menyelesaikan kuliah dan meraih gelar BSc, Honours, di bidang hubungan internasional di London School of Economics and Political Science, University of London tahun 1984. Kemudian meraih Master of Philosophy in International Relations, Corpus Christi College, Cambridge University tahun 1985.
Gelar doktor Marty dapatkan di luar Inggris. Marty meraih gelar Doctor on Philosophy in International Relations dari Australian National University, Australia pada 1993.

Dia memulai karir sebagai Staf Badan Litbang, Deplu, 1986-1990. (uhuk-uhuk yang backgroundnya udah keren gini jarang2 mo balik ke sini si, padahal di luar jasanya lebih dihargai dan gak banyak yang dumelin). Kala itu, pada awal memasuki lingkungan birokrasi Deplu RI, Marty mengaku sempat mengalami cultural shock, sehingga harus banyak menyesuaikan diri, namun tedak melebur diri. Misalnya, dia melihat urusan gampang dibuat jadi susah, dilempar kiri-kanan. Karena itu, sejak hari pertama masuk Deplu, dia mengatakan tidak akan membiarkan diri terbawa arus yang tidak selalu positif ini.

Pengalamannya hidup di asrama selama sekolah di Inggris sangat berguna dalam pembentukan pribadinya yang mandiri dan bekerja dengan tim. Di asrama Inggris itu di satu pihak sangat mengutamakan senioritas, tetapi di lain pihak juga sangat egaliter dalam pengertian ada spirit tim yang sangat kuat. Ketika study di Inggris itu pula Marty bertemu seorang gadis cantik berdarah Thailand, Sranya Bamrungphong, yang juga bersekolah di London School of Economics and Political Science, University of London. Mereka pun menikah dan dikaruniai tiga anak yakni Raden Siti Annisa Nadia Natalegawa, Raden Mohammad Anantha Prasetya Natalegawa dan Raden Mohammad Andreyka Ariif Natalegawa.

Dia memberi contoh, saat putri pertamanya, Annisa, menjelang memilih universitas, memilih sekolah yang kebetulan mahal.

“Bagi kami pendidikan segala-galanya. Saya mau hidup kekurangan, tetapi pendidikan tetap nomor satu.”


p.s : damn lucky man, you're lucky to be rich. even before you're born you just already rich. but the best thing is, 'spend your money a lots to make 'that' brain.' that tradition is such a big deal. good daddy :)

Senin, 20 Juni 2011

my favourite video this week




29 WAYS TO STAY CREATIVE from TO-FU on Vimeo.




Leave Me from Ryan Dunlap on Vimeo.



Focus from Ari Kruger on Vimeo.



Zero from Zealous Creative on Vimeo.




the most and the number one is....




yes, made my day.
p.s : update later. thanks for tumblr, friends, and more for open my mind over and over again :D

Sabtu, 11 Juni 2011

the 5 reasons why you should thanked about today.

5.     The power of Love

Love is the only way for you to escape from the emptyness. mencintai dan dicintai adalah sesuatu yang paling indah. sungguh sangat beruntungnya anda memiliki seseorang yang selalu mengisi hari dan waktu luangmu dengan penuh kasih sayang. sekalipun pada kenyataannya orang yang kau cintai itu menyakitimu, percayalah, everything is meant to be. toh kegagalan itu sudah biasa untuk menuju kesuksesan yang mantap. kita menjadi belajar bagaimana untuk tidak mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. jadi, jangan pernah salahkan cinta dan menyesali keadaan yang ada, karena cinta adalah salah satu karunia dunia untuk mengajarkan bagaimana rasanya berbagi dan saling mengerti dengan that guilty pleasure.
pribadi : saya memiliki pacar yang berbeda keyakinan. sudah lewat 2 setengah tahun saya berpacaran dengannya. he could be my best boyfriend forever. dari dia saya bisa belajar bagaimana harus menghargai apa yang disebut sebuah perbedaan. dari dia saya juga belajar menjadi perempuan yang nggak terlalu menye-menye. he just changes my mind. it's really great to have a someone special that you can share everything without a shame. apa adanya, nggak basa-basi, dan nggak peduli gengsi <--- that's a real relationship!


4.     What you eat and what you wear

hal yang mungkin sering disepelekan. makanan yang kau makan dan pakaian seperti apa yang kau pakai. kadang kita selalu punya alasan untuk selalu membeli barang yang kita inginkan, entah karena jaman atau entah memang karena ngidam. dari hasrat itu kita menjadi tidak bisa berpikir bahwa "Apakah itu hal yang memang sangat dibutuhkan atau tidak?" tapi manusia adalah manusia. sudah termasuk hal biasa untuk sering merasa tidak bersyukur dengan apa yang dimilikinya. sampai kepada ketika kita melihat ke sisi lain dimana seorang ibu mengorek tempat sampah dan mencari makanan sisa untuk dibawanya kerumah... atau melihat pemandangan kumuh dengan baju compang-camping berwarna kegelapan. itulah. mengapa manusia diciptakan tidak sempurna. ada yang selalu lapar dan serba kenyang dan ada yang sombong dan rendah hati. karena setiap manusia diciptakan untuk saling berkaca akan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
pribadi : sama halnya dengan manusia lain, tentu saya juga memiliki beberapa kekurangan yang menonjol. salah satu hal yang saya sadari, kadang saya terlalu lebay dengan apa yang saya dapatkan. apalagi kalo gosip atau isu. ngompor banget nih mulut dan malah suka sotoy. sedikit sombong nggak sih? oh nggak tau ya tapi memang kadang saya sedikit merasa suka berbangga diri (tapi paling nggak ya masih dalam tahap wajarnya seorang normally human being sih, semua manusia juga gitulah ya) dan syukur alhamdulillah ketika hati kecil lo selalu merasa sedikit sombong lo bisa berkaca dari orang yang suka ngomong tinggi dan pokoknya sombongnya terparah di kampus atau di lingkungan lo, sehingga lo bisa mengucapkan dalam hati : "Astagfirullah jauhkanlah saya dari kesombongan hati dan jadikanlah saya selalu sebagai hamba-hambaMu yang bersyukur."


3.     Good Friends

Memiliki teman yang mau menemanimu disaat kau susah dan senang. kadang, kita lebih sering menjumpai orang-orang yang hanya mau mengenalmu dengan alasan. sesungguhnya, teman yang baik yang tidak akan pergi adalah teman yang tidak mau tau untung dan ruginya bila menjalin pertemanan denganmu. sekarang coba cermati, siapa yang benar-benar menjadi temanmu? bersyukurlah, lebih baik punya satu teman daripada banyak teman yang bermuka dua.
pribadi: saya selalu sangat bersyukur dikelilingi teman yang mana karena kita udah sempet dan sering tinggal satu atap bareng-bareng, kita jadi tau koreng-korengnya sifat masing-masing dan bisa belajar mengerti. marahan atau ngambek sudah menjadi hal biasa. tapi justru disitu lucunya, misunderstood yang gak penting2 banget sampe masalah PMS. ada apa sedikit forum, ada galau sedikit cerita, semua begitu terasa intim. yang paling saya senangi, mereka nggak lupa untuk selalu mengingatkan disaat mulai ke negatifisme dan selalu mau mendengar dan melegakan ketika bergalau. i'm so lucky to have my girlfriends!!!















2.    The best Mom & Dad

Your parents are your really role model. kita tumbuh menjadi kita yang sekarang adalah karena orangtua kita. apapun keadaan keluargamu, bersyukurlah, mereka telah menjadi gurumu yang terbaik. jika kau berada pada posisi kurang beruntung, itu tidak bisa menjadi alasanmu untuk menjadi bad people. berhentilah menyalahi keadaan, bersyukurlah dengan apa yang kau miliki. terkadang, kita baru dapat menghargai dan menyayangkan sesuatu setelah kita benar-benar merasa kehilangannya. ketika kau sudah berkeluarga, mereka menjadi lebih tua bahkan pikun atau sulit sekali untuk mendengarmu berbicara. sehingga kau kadang mengeluh dan merasa direpotkan, padahal siapa yang mengganti popokmu dulu sewaktu kau tidak tau dan bahkan masih tidak bisa berbuat apa-apa. ya, jika ini terdengar terlalu berlebihan silahkan tertawakan saja... karena sungguh, kita tidak akan bisa merasakan sesuatu ketika kita telah berada di pada saat posisi itu harus kita rasakan.
pribadi : saya pernah berkata, saya lebih memilih untuk pergi lebih awal dari orangtua saya. yes, my life is my parents. and my mom and and dad always told me that they're live in here is only for me. so we're just like make a deal huh. hmmmm saking sudah lamanya berkerja ditempat yang emang berisik dan bikin pengang jadinya sekarang papa pendengarannya jadi agak-agak di usianya yang 60. but alhamdulillah, he's still looked like 48, so energetic and healthy. amen! (dan buat saya sendiri, resiko keseringan depan laptop mata mulai rada-rada rabun, jangan sampe deh pake kacamata umur segini!! gimana nanti.. kerja dua tahun depan layar monitor dari pagi ampe maghrib aja belom!!!!)


1.     YOU, YES! YOU!!
perbandingan. masalah utama. selalu membandingkan dirimu dengan orang lain. hal yang paling sering ditemukan adalah membandingkan fisik. kita selalu merasa tidak pernah cukup untuk lebih kurus atau lebih cantik dan lebih putih. dan hal yang paling kita lupakan adalah kita masih punya mata yang sehat, rambut yang tebal, kedua kaki dan tangan yang utuh, logika yang baik, dan... nyawa. toh kita sering dihadapkan dengan bukti bahwa hal-hal yang justru besar biasanya datang dari hal yang sepele. dan Tuhan sudah mengirimkan masing-masing 'porsi' yang sesuai dengan apa yang memang seharusnya. pas sesuai dengan takaran.
pribadi: i love me. that's it.

yogyakarta and my final assignment


tadinya mo cerita panjang lebar, berhubung sedang sakit demam tinggi jadi cuma bisa tulis kesimpulan, i love yogyakarta. orang-orangnya baik baik banget ramah dan nggak pada matre (tau lah kalo di jakarta, prioritasnya uang melulu) karena saya ngobrol dengan banyak sekali orang dari tukang becak yang dengan bangga menceritakan bahwa beliau memiliki dua putri yang mendapat beasiswa kuliah dijakarta dan salah satunya akan lulus tahun ini 3stngah tahun (wow! kumlaud!!!) dan khususnya tante saya yang asli orang gorontalo tapi memutuskan untuk menghabiskan masa tua dan beli rumah di yogyakarta (ampe sudah fasih berbahasa jawa
dan satu lagi yang paling saya cintai adalah..
ketika semua orang pada BM pengen pergi ke singapore buat belanja karena katanya murah atau sampai ingin jadi british people dan bagian dari royal family in London..
yogyakarta,menurut saya adalah propinsi yang masih sarat dengan budaya yg gak kalah keren dan pasar yang dengan harga-harga yang sangat terjangkau.


okay yur sudah lebay-lebaynya. najis gue lebay banget
dan sekarang kembali ke laptop,
mari kembali ke kehidupan nyata.

Kamis, 02 Juni 2011

salar de uyuni



maybe for the first time ever. some island in indonesia even in maldives were in the 2nd or 3rd of heaven side awards. so sorry, i just knew this goddamn place. i fucking fall in love and need to get rehab. i'm goin to make a lot moneys to get through this!!!!!!!

*if you want to find out more about the island, you need to read this.

poison tv

 sex is a tool used to corrupt your minds; just look at the content of TV and music today. Many think it's okay, but that's the whole point -> "sex is okay." <- fuck the media. but i surely thanks i am 20 years old person right now in this era. because the teenagers with a high school uniform are looked 'older' than their belongs to. and that's why i said thanks, the people who born from 1985 - 1990 are mostly 'fit-enough' for a metaphorms of the era. feel to ignore?



[especially made for GIRLS]
started from when you're grow up as the little kiddo. what makes you awake every sunday morning?




then, what's your stuff?



and you growin' more such a very innocence girl with these people




yeah baby. you are 90's kids and let's party like it's 1999!!!!
and excuse you 2000's kids?























sorry to say, but the time is only during 'fair' with 1999's people like us. jaman ternyata ngikutin kita, bersyukurlah yang lahir di 1985-1990!!!! (yesss! gue 1989!!!)