Sabtu, 11 Juni 2011

the 5 reasons why you should thanked about today.

5.     The power of Love

Love is the only way for you to escape from the emptyness. mencintai dan dicintai adalah sesuatu yang paling indah. sungguh sangat beruntungnya anda memiliki seseorang yang selalu mengisi hari dan waktu luangmu dengan penuh kasih sayang. sekalipun pada kenyataannya orang yang kau cintai itu menyakitimu, percayalah, everything is meant to be. toh kegagalan itu sudah biasa untuk menuju kesuksesan yang mantap. kita menjadi belajar bagaimana untuk tidak mengulangi kesalahan untuk yang kedua kalinya. jadi, jangan pernah salahkan cinta dan menyesali keadaan yang ada, karena cinta adalah salah satu karunia dunia untuk mengajarkan bagaimana rasanya berbagi dan saling mengerti dengan that guilty pleasure.
pribadi : saya memiliki pacar yang berbeda keyakinan. sudah lewat 2 setengah tahun saya berpacaran dengannya. he could be my best boyfriend forever. dari dia saya bisa belajar bagaimana harus menghargai apa yang disebut sebuah perbedaan. dari dia saya juga belajar menjadi perempuan yang nggak terlalu menye-menye. he just changes my mind. it's really great to have a someone special that you can share everything without a shame. apa adanya, nggak basa-basi, dan nggak peduli gengsi <--- that's a real relationship!


4.     What you eat and what you wear

hal yang mungkin sering disepelekan. makanan yang kau makan dan pakaian seperti apa yang kau pakai. kadang kita selalu punya alasan untuk selalu membeli barang yang kita inginkan, entah karena jaman atau entah memang karena ngidam. dari hasrat itu kita menjadi tidak bisa berpikir bahwa "Apakah itu hal yang memang sangat dibutuhkan atau tidak?" tapi manusia adalah manusia. sudah termasuk hal biasa untuk sering merasa tidak bersyukur dengan apa yang dimilikinya. sampai kepada ketika kita melihat ke sisi lain dimana seorang ibu mengorek tempat sampah dan mencari makanan sisa untuk dibawanya kerumah... atau melihat pemandangan kumuh dengan baju compang-camping berwarna kegelapan. itulah. mengapa manusia diciptakan tidak sempurna. ada yang selalu lapar dan serba kenyang dan ada yang sombong dan rendah hati. karena setiap manusia diciptakan untuk saling berkaca akan kekurangan dan kelebihannya masing-masing.
pribadi : sama halnya dengan manusia lain, tentu saya juga memiliki beberapa kekurangan yang menonjol. salah satu hal yang saya sadari, kadang saya terlalu lebay dengan apa yang saya dapatkan. apalagi kalo gosip atau isu. ngompor banget nih mulut dan malah suka sotoy. sedikit sombong nggak sih? oh nggak tau ya tapi memang kadang saya sedikit merasa suka berbangga diri (tapi paling nggak ya masih dalam tahap wajarnya seorang normally human being sih, semua manusia juga gitulah ya) dan syukur alhamdulillah ketika hati kecil lo selalu merasa sedikit sombong lo bisa berkaca dari orang yang suka ngomong tinggi dan pokoknya sombongnya terparah di kampus atau di lingkungan lo, sehingga lo bisa mengucapkan dalam hati : "Astagfirullah jauhkanlah saya dari kesombongan hati dan jadikanlah saya selalu sebagai hamba-hambaMu yang bersyukur."


3.     Good Friends

Memiliki teman yang mau menemanimu disaat kau susah dan senang. kadang, kita lebih sering menjumpai orang-orang yang hanya mau mengenalmu dengan alasan. sesungguhnya, teman yang baik yang tidak akan pergi adalah teman yang tidak mau tau untung dan ruginya bila menjalin pertemanan denganmu. sekarang coba cermati, siapa yang benar-benar menjadi temanmu? bersyukurlah, lebih baik punya satu teman daripada banyak teman yang bermuka dua.
pribadi: saya selalu sangat bersyukur dikelilingi teman yang mana karena kita udah sempet dan sering tinggal satu atap bareng-bareng, kita jadi tau koreng-korengnya sifat masing-masing dan bisa belajar mengerti. marahan atau ngambek sudah menjadi hal biasa. tapi justru disitu lucunya, misunderstood yang gak penting2 banget sampe masalah PMS. ada apa sedikit forum, ada galau sedikit cerita, semua begitu terasa intim. yang paling saya senangi, mereka nggak lupa untuk selalu mengingatkan disaat mulai ke negatifisme dan selalu mau mendengar dan melegakan ketika bergalau. i'm so lucky to have my girlfriends!!!















2.    The best Mom & Dad

Your parents are your really role model. kita tumbuh menjadi kita yang sekarang adalah karena orangtua kita. apapun keadaan keluargamu, bersyukurlah, mereka telah menjadi gurumu yang terbaik. jika kau berada pada posisi kurang beruntung, itu tidak bisa menjadi alasanmu untuk menjadi bad people. berhentilah menyalahi keadaan, bersyukurlah dengan apa yang kau miliki. terkadang, kita baru dapat menghargai dan menyayangkan sesuatu setelah kita benar-benar merasa kehilangannya. ketika kau sudah berkeluarga, mereka menjadi lebih tua bahkan pikun atau sulit sekali untuk mendengarmu berbicara. sehingga kau kadang mengeluh dan merasa direpotkan, padahal siapa yang mengganti popokmu dulu sewaktu kau tidak tau dan bahkan masih tidak bisa berbuat apa-apa. ya, jika ini terdengar terlalu berlebihan silahkan tertawakan saja... karena sungguh, kita tidak akan bisa merasakan sesuatu ketika kita telah berada di pada saat posisi itu harus kita rasakan.
pribadi : saya pernah berkata, saya lebih memilih untuk pergi lebih awal dari orangtua saya. yes, my life is my parents. and my mom and and dad always told me that they're live in here is only for me. so we're just like make a deal huh. hmmmm saking sudah lamanya berkerja ditempat yang emang berisik dan bikin pengang jadinya sekarang papa pendengarannya jadi agak-agak di usianya yang 60. but alhamdulillah, he's still looked like 48, so energetic and healthy. amen! (dan buat saya sendiri, resiko keseringan depan laptop mata mulai rada-rada rabun, jangan sampe deh pake kacamata umur segini!! gimana nanti.. kerja dua tahun depan layar monitor dari pagi ampe maghrib aja belom!!!!)


1.     YOU, YES! YOU!!
perbandingan. masalah utama. selalu membandingkan dirimu dengan orang lain. hal yang paling sering ditemukan adalah membandingkan fisik. kita selalu merasa tidak pernah cukup untuk lebih kurus atau lebih cantik dan lebih putih. dan hal yang paling kita lupakan adalah kita masih punya mata yang sehat, rambut yang tebal, kedua kaki dan tangan yang utuh, logika yang baik, dan... nyawa. toh kita sering dihadapkan dengan bukti bahwa hal-hal yang justru besar biasanya datang dari hal yang sepele. dan Tuhan sudah mengirimkan masing-masing 'porsi' yang sesuai dengan apa yang memang seharusnya. pas sesuai dengan takaran.
pribadi: i love me. that's it.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar